Sejarah kerajaan di Jawa Barat dimulai dari Kerajaan Salakanagara (abad ke-2 M) yang merupakan kerajaan kuno tertua, diikuti oleh Kerajaan Tarumanagara (abad ke-4 M) dan Kerajaan Kendan (abad ke-6 M). Kemudian muncul Kerajaan Galuh (awal abad ke-7 M) dan Kerajaan Sunda (abad ke-7 M), yang kemudian menyatukan Galuh dan Sunda di bawah Sri Baduga Maharaja pada abad ke-15.
Kerajaan ini mengalami masa keemasan sebelum akhirnya runtuh pada abad ke-16 akibat serangan Demak dan pendudukan Banten, serta masuknya pengaruh Portugis dan VOC.
Salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang memiliki bukti berupa prasasti Yupa. | Kalimantan Timur
keberadaannya dibuktikan dengan prasasti seperti Ciaruteun. | Jawa Barat
Kerajaan maritim Buddha yang berpusat di Sumatera dan memiliki wilayah kekuasaan luas. | Palembang, Sumatera
Mataram Kuno (abad ke-8 hingga ke-11 M), sebuah kerajaan Hindu-Buddha yang menghasilkan peninggalan megah seperti Borobudur dan Prambanan, serta Mataram Islam (didirikan pada 1586). | Yogyakarta dan Jawa Tengah, kemudian berpindah ke Jawa Timur.
berdiri pada 1042–1222 Masehi, berpusat di Daha (sekitar Kediri modern) dan merupakan salah satu hasil pembagian Kerajaan Kahuripan oleh Airlangga. | Kediri, Jawa Timur
kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang berdiri di Jawa Timur antara tahun 1222 hingga 1292. | Jawa Timur
kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Nusantara yang berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1527 M. | Jawa Timur
Dianggap sebagai kerajaan Islam tertua di Nusantara. | Aceh
Kerajaan Islam pertama di Sumatera yang didirikan oleh Sultan Malik Al Saleh. | Aceh
Kerajaan maritim di Maluku Utara yang memiliki pengaruh besar dalam perdagangan rempah-rempah. | Maluku Utara
erajaan Islam pertama di Jawa yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa. | Jawa Tengah
Kerajaan Islam yang pernah menjadi kekuatan besar di Sumatera. | Aceh